Minggu, 03 April 2011

Tugas 2 Multimedia

LANGKAH – LANGKAH PENGGABUNGAN SOUND MEMAKAI ADOBE AUDITION

1.Pada awal pembuatan klik file > import untuk memasukkan lagu/sound yang akan diedit.











2.
Kemudian pilih lagu yang akan di import






3. . Files lagu yang telah diimport tadi bisa ditarik ke main.


1



Gunakan tool yang ada untuk seperti panah untuk move dll






4.
Untuk merecord suara bisa klik arm for record > record












15. Atur tinggi rendah sound dengan menarik titik-titik yang ada pada setiap multitrack.









16. Setelah selesai klik file > export > audio mixdown











17. Kemudian tentukan dalam format sound mix tadi disimpan.












1. 88. Untuk effect bisa menggunakan effect > amplitude > normalize dan

effect > amplitude > hard limiting.







19. Untuk new session jangan lupa atur sample rate 44100


Minggu, 20 Maret 2011

Tugas 1 Multimedia

Soal
  1. Menjelaskan fungsi dari Bamboo Fun “Pen Table” !
  2. Menjelaskan contoh penggunaan dan hasil !
  3. Menjelaskan keuntungan penggunaan !
Jawab

1. Fungsi Bamboo Fun adalah:

Untuk mempermudah kita dalam menggambar dengan keuntungan perangkat sebagai berikut :
  • Terdapatnya 5 tombol pada Pen table yang mana (<) berfungsi untuk back dan (>) berfngsi untuk forward serta tombol FN1 dan FN2 berfungsi untuk show desktop dan switch application. Tombol tengah bisa digunakan untuk zoom in dan zoom out.
  • Juga terdapat pen yang mempermudah kita dalam menggambar suatu objek
  • Serta mouse yang juga mendukung kita dalam bekerja/membuat suatu objek.
2. Contoh penggunaannya yaitu misalkan pada saat kita membuat wajah bulat pada hasil dibawah kita cukup mengarahkan pen berbentuk/mendekati oval, pada saat bentuk oval itu tidak begitu akurat maka pen akan mengarahkan guratan tadi membentuk oval penuh.















3.Keuntungan penggunaan :

- Mempermudah pengguna dalam bekerja (khususnya pada bidang painting)

- Perangkat/ fasilitasnya mempermudah kita dalam mengerjakan sesuatu (khusunya pada pengguna yang sangat memerlukan waktu singkat).

Sabtu, 03 Juli 2010

Tugas 8

REGISTER

Register berguna untuk penyimpanan data dalam bentuk sinyal biner.

1. Register Paralel/buffer
yaitu register yg penyaluran datanya secara bersamaan.


D= data yang akan disimpan
Q= data yang tersimpan

Pada register hanya dapat menyimpan selama clk nya belum 1, dan pada register buffer ini clk hanya 1 perioda saja karena input dimasukkan secara bersamaan.

2. Register serial/shift register
yaitu register yang penyaluran datanya satu-satu.



Pada register ini input dimasukkan satu-satu.
Langkah pengisiannya:
1. Misalkan input yg akan dimasukkan 1101
Maka input 1 terlebih dahulu dimasukkan pada D in.
2.Setelah itu masukkan input 0 sehingga input 1 yang tersimpan di Q0 pindah ke Q1.
3.Begitu seterusnya sampai tersimpan di Q0,Q1,Q2,Q3 = 1101

Pada register serial datanya bisa digeser kekiri atau kekanan:
a. Shift left = SHL
b. Shift right = SHR

Gambar diatas adalah Shift right register.


Contoh Shift left register

Pada kedua register yang jadi masalah adalah setiap perioda clk akan mengubah masukan data oleh sebab itu perlu pengendalian :
1. Register buffer terkendali



Gambar diatas menunjukkan sebuah register buffer terkendali dengan CLR aktif-tinggi. Apabila CLR tinggi, semua flip-flop mengalami reset dan data yg tersimpan menjadi Q=0000.Ketika CLR kembali kepada keaddan rendah register telah siap untuk beroperasi.
LOAD merupakan masukan terkendali yang menentukan operasi rangkaian. Apabila LOAD rendah, bit-bit X tidak dapat mencapai flip-flop.Apabila LOAD tinggi, isi kelompok bit X disalurkan ke masukkan-masukkan data.Sehingga bit X dimasukkan dan data yg tersimpan menjadi Q3 Q2 Q1 Q0 = X3 X2 X1 X0.

2. Register geser terkendali



Register geser terkendali mempunyai masukan-masukan kendali, yang mengaur operasi rangkaian. SHL merupakan sinyal kendali. Apabila SHL rendah, maka sinyal SHL tinggi. Keadaan ini membuat setiap keluaran flip-flop masuk kembali ke masukan data-data nya. Karena itu, data tetap tersimpan pada setiap flip-flop pada waktu detak tiba. Sehingga digital dapat disimpan selama waktu yg diinginkan. Bila SHL tinggi, D in akan masuk ke dlm flip-flop paling kanan, Q0 masuk ke dalam flip-flop kedua, D1 masuk kedalm flip-flop ke tiga, dan seterusnya.

Minggu, 20 Juni 2010

Tugas 7

Up Down Counter

Sebuah Counter disebut sebagai Up Counter jika dapat menghitung secara berurutan mulai dari bilangan terkecil sampai bilangan terbesar.

Contoh : 0-1-2-3-4-5-6-7-0-1-2-….

Sedangkan Down Counter adalah Counter yang dapat menghitung secara berurutan dari bilangan terbesar ke bilangan terkecil. Tabel PS/NS untuk Up dan Down Counter 3 bit seperti ditunjukan pada Tabel :




Dari hasil persamaan logika berdasarkan Tabel PS/NS di atas didapatkan rangkaian seperti di bawah ini :



dapat dilihat bahwa Down Counting merupakan kebalikan dari Up Counting, sehingga rangkaiannya masih tetap menggunakan rangkaian Up Counter, hanya outputnya diambilkan dari Q masing-masing Flip-flop. Bentuk rangkaian Down Counter adalah seperti gambar di bawah ini :

Minggu, 06 Juni 2010

Tugas 6 "Penambahan dan Pengurangan"


1. Penambahan 2 bilangan biner
Misalkan 3+4
dimana dalam biner :

3= 0011
4 = 0100
-------------- +
7 = 0111
Pada penambahan sub = 0 atau dalam rangkaian tidak melalui gerbang XOR.

2. Pengurangan 2 bilangan biner
Pada pengurangan 2 bilangan biner ini terjadi pengkomplemen 2 terhadap bilangan tersebut.
Misalkan 5-2
dimana dalam biner :
5 = 0101
2 = 0010
Langkah 1 -> Kita inverter dulu 0010 menjadi 1101/ dalam rangkaian melalui gerbang XOR.
Langkah 2 -> Setelah 0010 diinverter makan dikomplemen 1 kan.

1101
0001
------------ +
1110
Langkah 3 -> Setelah dikomplemen 1 kan maka jumlahkan

5 = 0101
2 = 1110
---------------- +
3 = 10011

angka 1 diabaikan jadi hasilnya 0011.
Jadi gambar rangkaiannya :

Senin, 03 Mei 2010